Kota Blitar - Program bantuan bedah rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) di Kota Blitar kembali menyasar rumah warga di lingkungan Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan. Untuk memastikan pekerjaannya berjalan lancar, Walikota Blitar Syauqul Muhibbin bersama Satuan Kerja PKP Jawa Timur melakukan peninjauan program, Sabtu (19/9/2026).
Mas Ibin mengatakan memanfaatkan anggaran dari APBN 2026, program bedah rumah di Kota Blitar direncanakan menyasar 784 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 unit rumah telah dibangun, 100 unit rumah lainnya masih dalam proses pengurusan SK, sedangkan 584 unit rumah sisanya menunggu verifikasi.
Khusus di wilayah Kelurahan Bendogerit, dari lima yang diusulkan, baru satu yang sudah terealisasi. Mas Ibin berharap empat sisanya bisa segera menyusul tahun ini. Pihaknya juga mengajak warga sekitar bergotong royong dalam proses pembangunan rumah penerima manfaat, sebagai bentuk kepedulian warga.
"Kami bersama perwakilan Kementerian PKP yang diwakili Satuan Kerja PKP Jawa Timur meninjau program bedah rumah untuk rumah yang tidak layak huni dari APBN. Menteri memberikan kuota sebanyak 784 unit rumah," terang Mas Ibbin.
Sementara itu, Satuan Kerja PKP Jawa Timur, Sinta Dewi Astari mengupayakan agar proses verifikasi 548 rumah di Kota Blitar segera rampung, sehingga program bedah rumah bisa segera direalisasikan. Targetnya seluruh pekerjaan fisik beda rumah di Kota Blitar, selesai dilaksanakan sampai 21 Desember 2026.
"Untuk Kota Blitar 784 kuota, sudah masuk pelaksanaan 100 unit rumah dan 100 proses, kemudian masih ada 584 masih menunggu verifikasi, kita mengupayakan 584 itu segera terealisasi pada 30 September 2026," terang Sinta.
Dilokasi yang sama, Mujiatun - Salah satu penerima manfaat program bedah rumah dari Kementerian PKP mengaku berterima kasih karena bantuan itu meringankan beban keluarganya dalam membenahi rumah agar lebih layak huni. Dalam program itu, Mujiatun mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk pembenahan atap. Meliputi genteng, rangka atap, dan sejumlah bagian bangunan lainnya yang perlu diperbaiki.
"Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada pemerintah telah mendapatkan bantuan bedah rumah dari Kementerian PKP. Kami menunggu bantuan sekitar 12 tahun dan baru terealisasi," kata Mujiatun.
Turut mendampingi Wali Kota Blitar dalam monitoring tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Blitar, Camat Sananwetan, Lurah Bendogerit, hingga tokoh masyarakat RT 04 RW 05 Kelurahan Bendogerit. (Fan)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023