Kota Blitar – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kunjungan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, beserta jajaran pimpinan MPR RI dalam agenda ziarah ke Makam Bung Karno, Selasa (4/8/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tradisi MPR RI menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan ziarah ke Makam Bung Karno merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan MPR RI setiap menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah berziarah di Kota Blitar, rombongan MPR RI dijadwalkan melanjutkan ziarah ke Makam Bung Hatta pada Jumat mendatang.
“Tradisi ini akan terus kami pertahankan dan rencananya tradisi ini akan kami lanjutkan nanti pada hari jumat, untuk berziarah ke makam Bung Hatta,” kata Muzani.
Menurut Muzani, ziarah ke Makam Bung Karno dan Bung Hatta merupakan bentuk penghormatan kepada para proklamator yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sekaligus mengingatkan generasi penerus untuk terus menjaga semangat kebangsaan.
“Oleh karena itu Majelis Permusyawaratan Rakyat merasa perlu untuk berziarah ke makam beliau setelah 81 tahun Indonesia merdeka. Kita syukuri atas kemerdekaan tersebut dan kita bisa menikmati kemerdekaan itu berkat perjuangan para pendiri bangsa terutama sang Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua MPR RI beserta jajaran ke Kota Blitar. Menurutnya, kehadiran pimpinan MPR RI menjadi kehormatan sekaligus mempertegas posisi Kota Blitar sebagai kota yang memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
“Saya kira kalau spirit Bung Karno, hampir seluruh bangsa ini meneladani spirit kepemimpinannya. Bagaimana beliau bisa membawa bangsa ini dari zaman penjajahan ke zaman kemerdekaan,” jelas Mas Ibin.
Mas Ibin menambahkan, semangat kepemimpinan Bung Karno harus terus diwariskan kepada generasi muda. Menurutnya, meneladani, berziarah, dan mendoakan Sang Proklamator merupakan bentuk penghormatan atas jasa besar Bung Karno sekaligus pengingat agar nilai-nilai perjuangan terus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Lang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023