Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) dengan menggelar program skrining TB menggunakan portable mobile X-ray. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas deteksi dini kasus TB.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kota Blitar, Silvia Dewi Kusumawati mengatakan program skrining TB diawali di wilayah Kecamatan Kepanjenkidul. Pelaksanaannya dimulai pertengahan tahun ini, karena perangkat portable mobile X-ray diterima dari Kementerian Kesehatan. Melalui perangkat ini, petugas mendeteksi sasaran dengan pemeriksaan rontgen dada.
"Kami saat ini sedang gencar melaksanakan program skrining TB dengan portable mobile X-ray untuk mempercepat case detection rate atau penemuan kasus secara dini guna memutus rantai penularan TB di masyarakat," ungkapnya.
Menurut Silvia, hingga kini skrining telah dilaksanakan enam kali dengan jumlah sasaran mencapai 490 orang. Pemeriksaan diprioritaskan bagi kelompok rentan dan berisiko tinggi. Seperti kontak erat pasien TB, masyarakat yang mengalami batuk lebih dari dua minggu, balita dengan gizi kurang atau berat badan menurun, serta penderita penyakit penyerta seperti diabetes dan HIV.
"Melalui skrining TB dengan mobile X-ray, kelainan paru dapat terdeteksi lebih awal sehingga pengobatan bisa segera dilakukan. Dengan demikian, risiko penularan dapat ditekan,” ujarnya.
Ke depan, Dinas Kesehatan menargetkan kegiatan skrining dapat menjangkau sedikitnya 80 peserta di setiap kelurahan Kota Blitar, agar cakupan deteksi dini semakin luas. Dengan demikian, Pemerintah Kota Blitar dapat mendukung target nasional eliminasi Tuberkulosis pada tahun 2030. (Pang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023