Kota Blitar - Sebanyak 122 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Blitar menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Skrining yang dilaksanakan Kamis (30/7/2026) ini menjadi tahapan awal untuk memastikan seluruh peserta didik dalam kondisi sehat, mengingat konsep Sekolah Rakyat menerapkan sistem asrama.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar, Johan Argono mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan tim dari Puskesmas Kepanjenkidul secara gratis. Tujuannya untuk mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan para calon siswa, termasuk memastikan tidak ada penyakit menular yang berpotensi menyebar di lingkungan asrama.
Selain pemeriksaan kesehatan, Johan mengaku semula juga menjadwalkan psikotes pada 31 Juli 2026. Namun, karena proses pembangunan sarana sekolah belum sepenuhnya selesai, pelaksanaan psikotes dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan ulang, 13 Agustus mendatang.
"Karena kita sekolah berasrama, apabila ditemukan penyakit menular tentu harus ditangani lebih dahulu agar tidak menular kepada teman-temannya," ujar Johan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kepanjenkidul, Triana Sulistyaningsih menjelaskan, pemeriksaan terhadap calon siswa Sekolah Rakyat ini meliputi status gizi, kesehatan mata, telinga, gigi, tekanan darah, kesehatan jiwa serta lainnya. Hasilnya, tim kesehatan tidak menemukan adanya penyakit menular pada seluruh calon siswa. Meski demikian, beberapa siswa memerlukan tindak lanjut karena mengalami gangguan akomodasi mata serta penumpukan kotoran telinga.
"Alhamdulillah kami tidak menemukan indikasi penyakit menular pada calon siswa. Beberapa anak yang mengalami gangguan pada mata akan kami rujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas dr. Triana.
Di lokasi yang sama, salah seorang wali murid, Siti Rofiqoh, mengaku bersyukur setelah anaknya dinyatakan sehat dan siap mengikuti kegiatan di Sekolah Rakyat. Pihaknya berharap lingkungan berasrama dapat membantu anaknya lebih disiplin dalam belajar.
“Tadi anak saya di cek kesehatannya mulai dari mata, telinga, gigi, tensi, dan mulut. Saya berpesan untuk anak saya sekolah yang rajin disini, karena dirumah sering main HP kan disini jadi fokus belajar,” kata Siti.
Melalui skrining kesehatan ini, Pemerintah Kota Blitar berharap seluruh peserta didik Sekolah Rakyat dapat mengikuti proses pembelajaran dalam kondisi sehat, sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman. (Lang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023