Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah di tengah menurunnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Langkah itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Blitar, dengan agenda jawaban Wali Kota atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (29/06/2026).
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan berbagai masukan dari fraksi DPRD menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah. Menurutnya, tantangan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat harus diimbangi dengan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
"Kami akan pelajari lebih mendalam lagi untuk meningkatkan kinerja pemerintah dan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat," kata Mas Ibin.
Mas Ibin menjelaskan, pemerintah akan memaksimalkan penerimaan daerah melalui rekalibrasi potensi pajak dan retribusi, sinkronisasi data wajib pajak, penguatan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk Samsat. Selain itu, aset-aset daerah seperti Pasar Legi dan Pasar Wage akan ditata agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD.
"Kita akan maksimalisasi pemungutan pajak sekaligus rekalibrasi potensi-potensi wajib pajak. Termasuk juga pemanfaatan aset-aset daerah yang menjadi catatan, seperti penataan ulang Pasar Legi, Pasar Wage, dan beberapa aset strategis lainnya agar bisa menjadi ruang komersial yang mendatangkan Pendapatan Asli Daerah," jelas Mas Ibin.
Sejalan dengan hal tersebut, Persatuan Pembangunan (PPP), DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi menilai peningkatan PAD menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga akan berdampak pada bertambahnya penerimaan daerah.
"Kami menyoroti PAD tahun 2025 dan berharap pada tahun 2026 nanti PAD bisa meningkat agar kemandirian fiskal Kota Blitar semakin kuat. Ketika masyarakat semakin sejahtera dan berdaya, maka secara otomatis pendapatan daerah juga akan meningkat," kata Nuhan.
Melalui berbagai strategi tersebut, Pemerintah Kota Blitar berharap kemampuan fiskal daerah semakin kuat sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan public tetap dapat berjalan secara berkelanjutan meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. (Lang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023