Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar terus memperkuat layanan kesehatan jiwa melalui kegiatan Ngobras Bareng Sahabat Tersayang yang digelar di Graha Wicaksana Dinas Kesehatan Kota Blitar, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi wadah dialog dan evaluasi bersama antara pemerintah, tenaga medis, keluarga, relawan, serta lembaga sosial untuk memperkuat penanganan dan pencegahan masalah kesehatan mental.
Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono menyampaikan bahwa saat ini jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Blitar tercatat sebanyak 298 orang. Tingkat kondisi bervariasi dari ringan hingga membutuhkan penanganan medis intensif. Menurut Priyo, Pemerintah tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan melalui dukungan keluarga, lingkungan, dan lintas lembaga.
“Melalui Ngobras ini kita satukan keluarga sahabat, relawan, tim medis, dan psikolog untuk melihat apa saja yang bisa kita tingkatkan dari segi optimasi layanan. Ini pekerjaan mulia, dan harus dikerjakan secara serius, tidak hanya aspek medis, tapi juga dukungan lingkungan dan lembaga terkait,” ungkap Priyo.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Dissie Laksmonowati Arlini menjelaskan kegiatan tersebut telah direncanakan sejak awal tahun sebagai bentuk pembinaan rutin bagi sahabat tersayang. Dinkes juga mengembangkan berbagai inovasi layanan, seperti Pos Brondong Ngopi dan kegiatan odong-odong ngolah pikir di Kecamatan Sukorejo. Menurutnya, pendekatan yang lebih santai membuat sahabat tersayang lebih nyaman saat menjalani pemeriksaan dan pendampingan.
“Posyandu jiwa di tiap kecamatan sebenarnya sudah berjalan, tapi hari ini kita kuatkan sinergi bersama lintas sektor. Setiap aspirasi baik dari keluarga dan lintas komunitas kami tampung agar layanan yang sudah ada semakin terpadu,” ujar Dissie.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan juga melibatkan perwakilan lembaga CSR seperti Laziz NU untuk ikut berperan membantu warga berkebutuhan khusus, mengingat sebagian besar penyintas gangguan jiwa berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. (Pang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023