Kota Blitar - Pemkot Blitar melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan bahasa dan budaya Jawa melalui peningkatan kapasitas guru. Salah satu langkahnya yaitu menyelenggarakan pelatihan pambiwara bahasa Jawa (Prasaja) bagi 22 guru MGMP Bahasa Jawa tingkat SD.
Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dispendik Kota Blitar, M. Arifin menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan pendidik yang mampu menguasai bahasa Jawa secara formal, terutama dalam konteks kepambiwaraan. Para peserta nantinya diproyeksikan menjadi tim kerja bahasa Jawa di tingkat gugus sekolah.
“Kami menyiapkan ruang belajar, fasilitas, dan pengajar agar para guru benar-benar siap menjadi tim penguatan pengajaran muatan lokal bahasa Jawa di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Arifin menambahkan bahwa pelatihan digelar secara tatap muka, rutin setiap Sabtu-Minggu di lingkungan Dinas Pendidikan, dengan menghadirkan dwija (guru dan penguji) dari Yayasan Pawiyatan Kabudayan Keraton Mataram Surakarta. Selanjutnya, Dispendik bersama MGMP Bahasa Jawa akan melakukan studi lapang Sekolah Pambiwara di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, akhir November sebagai rangkaian proses pembelajaran.
“Program ini bukan hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga bagian dari upaya strategis melestarikan budaya lokal, di mana guru menjadi garda depan pelestarian bahasa Jawa di sekolah,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap seluruh peserta dapat menjadi motor penggerak pelestarian bahasa dan budaya Jawa, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Dispendik menilai peningkatan kualitas guru Bahasa Jawa merupakan langkah penting dalam menyiapkan generasi muda yang memahami akar tradisi dan kearifan lokalnya. (Pang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023