SIARAN PERS No. 485/02/410.111.2/2026
“Hidupkan Semangat Perjuangan, Pemkot Blitar Gelar Drama Kolosal PETA”
Sabtu, 14 Februari 2026
Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar menggelar Drama Kolosal dalam rangka peringatan Hari Cinta Tanah Air, Sabtu (14/2/2026), di halaman Monumen Daidan PETA Kota Blitar. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk sendratari dan musik perjuangan Tentara Pembela Tanah Air (PETA) ini mengangkat lakon “Alap-Alap Daidan PETA Blitar” sebagai refleksi sejarah sekaligus penghormatan atas peristiwa pemberontakan PETA di Blitar.
Drama kolosal tersebut digelar untuk mengenang perjuangan heroik Shodancho Supriyadi dan para pejuang PETA yang berani memberontak melawan penjajahan Jepang. Ribuan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua, memadati lokasi pertunjukan dan mengikuti jalannya acara dengan antusias.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan seniman yang telah menampilkan pertunjukan drama kolosal tersebut. Mas Ibbin menegaskan bahwa tanggal 14 Februari merupakan momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa, khususnya bagi Kota Blitar.
Mas Ibbin menyampaikan, peristiwa pemberontakan PETA di Blitar menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat karena menunjukkan kuatnya semangat patriotisme yang tumbuh di daerah.
Mas Ibbin juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif serta kesiapan menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Untuk para anak muda, tentunya perjuangannya berbeda ya sama memerdekakan pada waktu Shodanco Supriyadi. Jadi kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan hal yang positif. Tentunya negara masih membutuhkan para anak muda kita,” pesannya.
Kegiatan drama kolosal ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Sosial Kota Blitar dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar yang bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan dan Kesenian Kota Blitar. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan menghidupkan nilai sejarah serta kebudayaan lokal.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Yudha Budiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan generasi terdahulu melalui pendekatan seni dan budaya.
“Pemerintah Kota Blitar memberikan wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan semangat perjuangan melalui kegiatan seni budaya seperti ini. Kami selaku panitia penyelenggara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dan membantu menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Drama kolosal PETA melibatkan pelajar dan seniman lokal, serta turut didukung oleh partisipasi pedagang kaki lima di sekitar lokasi kegiatan. Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan pertunjukan yang mengangkat kisah heroik perjuangan Tentara PETA Kota Blitar.
Salah satu warga, Laila, mengaku terkesan dengan pertunjukan yang disajikan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi sejarah bagi generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bisa mengingatkan kembali perjuangan para pahlawan. Meski sempat turun gerimis dan kondisi lokasi sedikit basah, masyarakat tetap antusias menyaksikan pertunjukan hingga selesai,” ungkapnya.
Melalui peringatan Hari Cinta Tanah Air ini, Pemerintah Kota Blitar berharap nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan nasionalisme para pejuang PETA dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa dalam menjaga serta mengisi kemerdekaan.
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023