Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), 31 Juli nanti. Salah satu upayanya yaitu menggelar School Visit ketiga di kawasan Sekolah Rakyat Kota Blitar, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 200 kepala keluarga bersama calon peserta didik untuk melihat langsung ruang kelas, asrama, ruang makan, serta berbagai fasilitas penunjang yang kini telah memasuki tahap akhir pembangunan.
Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan selain memperkenalkan fasilitas, School Visit juga membuka ruang dialog antara pemerintah dengan orang tua agar memahami pola pembelajaran, pengasuhan, hingga pendampingan peserta didik selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
"Di sini anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga pendampingan melalui wali asuh, pengurus asrama, dan tenaga pendidik. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan terutama oleh keluarga yang memang memenuhi kriteria, sehingga sebelum MPLS dimulai kuota peserta didik dapat terpenuhi," ujarnya.
Mas Ibin menjelaskan, proses penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat mengacu pada data sosial ekonomi masyarakat. Dari sekitar 7.000 anak yang masuk kategori keluarga desil 1 dan desil 2, pemerintah melakukan penyaringan sesuai sasaran program, yakni siswa kelas I SD, kelas I SMP, kelas I SMA, serta anak yang belum bersekolah. Hasil penyaringan menghasilkan sekitar 1.200 calon peserta didik potensial, yang selanjutnya diverifikasi secara bertahap sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atikah mengatakan proses pemenuhan kuota sebanyak 270 peserta didik masih terus berlangsung. Salah satu strategi yang dilakukan adalah menawarkan perpindahan siswa yang telah diterima di sekolah negeri melalui jalur afirmasi, namun masih memenuhi kriteria sebagai calon peserta didik Sekolah Rakyat.
"Alhamdulillah respons masyarakat cukup baik. Saat ini sudah lebih dari seratus calon peserta didik yang menyatakan bergabung dan selama School Visit puluhan siswa lainnya juga menyampaikan minat untuk berpindah ke Sekolah Rakyat setelah melihat langsung fasilitas yang tersedia. Kami optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah hingga memenuhi kuota 270 peserta didik sebelum MPLS dimulai tanggal 31 Juli nanti," ujarnya.
Pemerintah Kota Blitar optimis Sekolah Rakyat beroperasi sesuai jadwal setelah seluruh sarana prasarana dan kuota peserta didik terpenuhi. Program yang diinisiasi Kementerian Sosial RI tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Blitar. (Pang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023