Kota Blitar - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar mencatat volume sampah selama pelaksanaan Bazar Blitar Djadoel 2026 mencapai 6 ton. Mayoritas sampah yang dihasilkan merupakan sampah anorganik, seperti kemasan plastik, botol minuman, serta wadah makanan sekali pakai.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, Jajuk Indihartati dikonfirmasi Rabu (15/07/2026), mengatakan berdasarkan laporan petugas di lapangan, selama lima hari pelaksanaan Bazar Blitar Djadoel, sampah yang dihasilkan sekitar 6 ton atau rata-rata 1,2 ton per hari.
Sebagian besar sampah yang terkumpul merupakan sampah anorganik, seperti plastik, botol minuman, serta kemasan makanan berbahan styrofoam maupun kertas. Karena jenis sampah tersebut membutuhkan waktu yang relatif lama untuk terurai, petugas langsung melakukan pemilahan sebelum diangkut ke TPA Ngegong.
"Sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sampah masih kami pilah karena sebagian besar merupakan sampah plastik," ujar Jajuk.
Untuk mendukung kebersihan selama kegiatan berlangsung, DLH Kota Blitar menerjunkan sekitar 30 petugas kebersihan, menyediakan 30 unit tempat sampah di area luar bazar, serta mengerahkan armada dump truck untuk mengangkut sampah dari lokasi kegiatan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Petugas masih menemukan sampah organik dan anorganik yang tercampur dalam satu wadah sehingga proses pemilahan harus dilakukan Kembali," jelasnya.
DLH Kota Blitar mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan ruang publik dengan membuang sampah pada tempatnya. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif sekaligus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (Fan)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023