Kota Blitar - Kenaikan harga cabai di Kota Blitar baru-baru ini dipicu oleh curah hujan yang masih cukup tinggi sehingga memengaruhi hasil panen. Berdasarkan pemantauan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar (DKPP), produksi cabai menurun akibat faktor cuaca dan serangan penyakit tanaman.
Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan kenaikan harga tidak hanya terjadi di Kota Blitar, tetapi juga dialami sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Timur. Untuk produksi pertanian di Kota Blitar pada Februari ini, cabai besar tercatat sekitar 44 kwintal, sedangkan cabai rawit berkisar 374 kwintal.
Menurut Dewi, curah hujan tinggi membuat tanaman cabai tidak dapat berproduksi secara maksimal. Pasalnya, cabai bukan tanaman yang membutuhkan banyak air. Kondisi lembap justru memicu serangan penyakit.
“Dengan curah hujan yang tinggi, beberapa penyakit yang berasal dari jamur, parasit, dan virus mudah masuk ke tanaman cabai. Jadi memang untuk saat ini hasilnya tidak bisa optimal, sementara kebutuhan tinggi tetapi produksi kurang,” ujarnya.
Salah satu penyakit yang banyak menyerang saat musim hujan adalah patek atau antraknosa, yang disebabkan oleh jamur genus Colletotrichum. Penyakit ini tergolong merugikan karena langsung menyerang buah, terutama menjelang panen, sehingga cabai menjadi busuk dan tidak layak jual.
Adapun ciri-ciri penyakit patek antara lain munculnya bercak kecil berwarna cokelat kehitaman pada buah. Bercak tersebut kemudian menjadi cekung, meluas membentuk lingkaran, dan terlihat titik-titik hitam (spora jamur). Pada tahap lanjut, buah cabai mengalami busuk kering, menghitam, serta rontok sebelum masa panen.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jawa Timur, harga cabai pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp 66.231 per kilogram. Angka ini naik 88,85 persen dibanding Januari yang berada di harga Rp 35.130 per kilogram. (Lang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023