Kota Blitar - Di sebuah rumah sederhana di Perum Puri Kenari Asri, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, tangan-tangan kreatif Kheni Juraida nyaris tak berhenti bergerak. Perempuan 27 tahun lulusan SMK jurusan komputer ini mengisi hari-harinya sejak momen Hari Ibu hingga libur Natal dan Tahun Baru 2025 dengan merangkai hampers dan buket penuh warna. Dari sudut rumah itulah, pesanan datang silih berganti, mengikuti momen dan tren yang terus berubah.
Menjelang Natal 2025, owner Kusuma Bouquet ini mengaku tren hampers dan buket mengalami pergeseran. Jika tahun lalu lebih didominasi buket bunga konvensional, tahun ini kawat bulu menjadi primadona. Kawat tersebut dirangkai dan dibentuk menyerupai buket, lalu dikreasikan di dalam boks.
“Produksinya saya sendiri, dikreasikan sendiri. Kalau trennya sekarang pakai kawat bulu, kalau tahun Lalu mungkin lebih ke buket, tapi kalau tahun ini lebih ke kawat bulu dibentuk-bentuk di dalam boks,” katanya.
Sentuhan khas Natal tetap menjadi daya tarik utama. Ornamen seperti pohon Natal miniatur, Santa Klaus, kaus kaki, hingga taburan salju buatan menjadi elemen yang paling banyak diminati pelanggan. Hampers juga diperkaya dengan permen dan cokelat, menciptakan kesan hangat dan personal bagi penerimanya. Setiap detail dirancang agar tampak istimewa, meski dikerjakan dari rumah.
Namun, dibandingkan tahun sebelumnya, peminat hampers Natal tahun ini terbilang lebih landai. Jika pada 2024 pesanan bahkan dikirim hingga luar pulau, tahun ini permintaan tidak sepadat dulu. Meski begitu, Kheni memilih tidak menyerah. Dia terus mencari referensi baru, agar produknya tetap relevan. Media sosial Instagram dan WhatsApp menjadi andalan utama untuk memasarkan karya-karyanya.
“Peminat memang untuk Natal ini agak landai tahun ini. Tahun lalu kami sampai kirim kirim ke Kalimantan, sekarang memang masih landai. Terus bikin hal-hal baru yang lebih menarik,” jelasnya.
Berbeda dengan Natal, momen Hari Ibu justru membawa lonjakan pesanan. Dalam waktu kurang dari sepekan, lebih dari 20 pesanan hampers dan buket masuk. Ragamnya pun beragam, mulai dari hampers keranjang belanja yang dihias bunga dan pita, hingga paket berisi perlengkapan dapur seperti pisau dan bumbu masak. Tak sedikit pula pelanggan yang membawa bahan sendiri dan hanya membayar jasa perangkai. Pesanan jilbab hias juga turut meramaikan.
“Menjelang dan bahkan setelah Hari Ibu, pesanan sempat nambah semakin banyak, akhirnya saya close order. Tapi permintaan terus ada, akhirnya alhamdulillah saya terima,” tuturnya.
Dengan harga mulai Rp 80 ribu hingga menyesuaikan tingkat kerumitan, waktu pengerjaan bisa hanya tiga jam jika bahan lengkap, atau maksimal tiga hari. Nah, sobat Mahardhika tertarik pesan buket di momen Natal dan Tahun Baru untuk keluarga, aneka buket dari Kusuma Bouquet bisa jadi pilihan terbaik untuk orang terkasih. (Vid)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023