08 November 2018

Usia Produktif Dominasi Angka Penderita HIV-Aids. Orangtua diminta lebih Peduli Putra-Putrinya

Rakor para pengurus dan pokja KPA dalam mengendalikan Aidz di kota Blitar

Rabu (7/11), Komisi Penanggulangan HIV-Aids (KPA) Kota Blitar menggelar rapat koordinasi. Bertempat di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kota Blitar. Diikuti para  pengurus dan pokja KPA. Membahas terkait dengan program pengendalian HIV Aids Kota Blitar.

Harni Setyorini, sekretaris II KPA Kota Blitar mengatakan, berdasarkan data, sejak tahun 2014 hingga bulan Oktober 2018 tercatat ada sebanyak 166 penderita HIV-Aids. 37 persen diantaranya meninggal dunia. Lainnya sudah mendapatkan pengobatan. Tiap hari rutin mengkonsusmi Antiretroviral (ARV).

Menurut Harni, ditinjau dari segi usia, penderita HIV-Aid didominasi usia produktif, 31-35 tahun. Jika ditarik mundur 5 hingga 10 tahun ke belakang, mereka terinfeksi ketika masih berusia remaja. Dengan kata lain, saat ini ada perubahan perilaku. Masih sekolah mereka sudah berhubungan seksual. Untuk itulah Harni meminta dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat, agar lebih menggencarkan informasi kepada putra-putrinya, agar tidak salah pergaulan.
“Orangtua wajib tahu dengan siapa anaknya bergaul. Selain itu memberikan kasih sayang yang cukup, agar anak betah tinggal di rumah,” kata Harni.

Adapun beberapa saran dari peserta Rakor, diantaranya Dinas Pendidikan memasukkan materi penularan HIV-Aids dalam kurikulum pembelajaran di sekolah. Selain itu para tokoh agama membantu mensosialisasikan bahaya HIV-Aids kepada jamaahnya. (Ram) 



Dibaca : 46