12 Oktober 2018

Lahan Sempit, Tetap Bisa Sandang Predikat Sekolah Adiwiyata

Sapto Triono Kabid konservasi dan komunikasi DLH kota Blitar

Seluruh lembaga sekolah diharapkan mampu menerapkan program sekolah berwawasan lingkungan (adiwiyata). Di Kota Blitar, hampir secara keseluruhan lembaga sekolah mulai tingkat SD hingga SMA sederajat baik negeri maupun swasta sudah menyandang predikat sebagai sekolah adiwiyata. Mulai tingkat Kota Blitar-provinsi-nasional hingga tingkat mandiri.

Sapto Triyono, Kepala Bidang Konservasi Dan Komunikasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar mengatakan, setiap lembaga sekolah mampu menerapkan program sekolah adiwiyata. Termasuk bagi sekolah yang memiliki lahan sempit. Adiwiyata identik dengan lingkungan hijau. Untuk mewujudkan hal itu bisa dengan berbagai cara. Dengan menanam tanaman sayur-mayur, buah-buahan maupun tanaman obat keluarga (toga), menggunakan media polybag atau pot bunga. Selain membuat sirkulasi udara menjadi sehat, juga menambah keindahan lingkungan.
“Menjadikan lingkungan menjadi hijau tidak sulit.Asal ada niat, pasti terwujud.Jika tidak ada lahan luas, bisa gunakan media polybag atau pot bunga,” kata Sapto.

Sementara itu, Santoso, Wakil Walikota Blitar mengaku Pemkot Blitar melalui DLH akan terus mendukung lembaga sekolah, baik yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan maupun Kantor Kementerian Agama, agar bisa mendapatkan predikat adiwiyata hingga tingkat mandiri.
“Kita perlakukan sama, agar seluruh lembaga sekolah bisa menerapkan predikat adiwiyata,” kata Santoso.

Beberapa lembaga sekolah di Kota Blitar, yang saat ini masih berproses untuk mendapatkan predikat adiwiyata di tingkat Kota Blitar, diantaranya MI Pesantren-MI Darussalam-SMPN 8-SMPN 4 dll. (Ram) 



Dibaca : 28