Sebelum Indonesia merdeka, embrio lembaga yang menangani kegiatan statistik telah hadir di bumi nusantara. Lembaga tersebut mengalami penyesuaian nama dan bentuk, mulai dari Centraal Kanttor voor de Statistiek pada Zaman Hindia Belanda, Shomubu Chosasitsu Gunseikanbu pada Zaman  Jepang.Selanjutnya menjadi kantor Penyelidikan Perangkaan Umum Republik Indonesia (KAPPURI) pada awal kemerdekaan, lalu berubah menjadi Biro Pusat Statistik pada tahun 1957, dan mulai tahun 1997 menjadi Bada Pusat Statistik (BPS) seperti dikenal saat ini.

            Seiring dengan usianya yang begitu panjang, BPS ikut berperan aktif dalam dinamika perjuangan bangsa Indoneia . Melalui data yang dihasilkannya, BPS merekam fenomena perkembangan sosial dan ekonomi dari tahun-ketahun tampa terputus. Data BPS tidak hanya dimanfaatkan oleh Pemerintah sebagai bahan perencanaan dan penetapan kebijakan. tetapi juga oleh swasta dan masyarakat.

            Meskipun data statistik memainkan peran sentral dalam setiap sendi kehidupan, tidak tertutup kemungkinan sebagian masyarakat belum mengenal BPS sebagai penghasil data. Kalau lembaga ubu makin dikenal dan diketahui keberadaannya oleh masyarkat, diharapkan semua data statistik yang tersedia dimanfaatkan secara maksimal

Salam...